L O V E

L O V E

Kamis, 15 Mei 2014

Yang Dulu Bukan Yang Sekarang

Malem ini entah kenapa rasanya pengen banget teriak sekencang-kencangnya disuatu tempat yang sunyi dan tak ada seorangpun mengenalku.

Tuhan.. masih berapa banyak cobaan yang harus aku hadapi rasanya lelah dan ingin menyerah dengan semua ini, terlalu sakit Tuhan. Ku kira semakin lama hubungan ini berjalan semakin mudah untuk kami lalui tapi ternyata semuanya terasa semakin berat terutama beberapa minggu terakhir ini, rasanya ingin aku putar waktu agar kembali ke masa dimana semuanya masih terasa indah walaupun butuh perjuangan, tapi perjuangan itu tidak terasa sia-sia karena hasilnya indah tidak seperti saat ini. Aku berjuang untuk hubungan ini agar tetap utuh tapi entah kenapa perjuangan ini terasa lebih berat dari sebelumnya dan terasa seperti sia-sia. semuanya dimulai ketika dia mulai memiliki kesibukan yang entah apa sebenarnya kesibukannya, tetapi mulai saat itu semuanya terasa perbedaannya. Rasanya percaya tidak percaya dengan semua sikap yang dia tunjukkan.

Sejak dulu dia memang orang yang fokus akan satu hal yang ada didepan matanya tapi tak pernah sedikitpun melupakan untuk menjalin komunikasi yang baik tidak seperti sekarang. Akupun belum bisa mencari tau apa penyebab jelasnya tapi rasanya hati ini terlalu sakit merasakan perubahannya dan rasanya semangat untuk terus berjalan menata dunia ini semakin pudar .. ahhh rasanya air mata yang keluar seharian ini gad artinya karena diapun tidak melihat bahkan tau apa yang aku rasakan. Tuhaaan haruskah cobaan ini aku hadapi sendiri??

Terkadang tanpa adanya kabar dari dia saat siang hari aku merasa tenang dan sedikit terlupakan karena aku tau dia sedang disibukan dengan banyak aktifitas, tapi saat malam datang semuanya berubah, hati ini semakin gelisah dan otakpun tak mampu untuk berpikir jernih rasanya hanya ingin bertemu dan melihat semua kegiatannya agar hati dan otak ini bisa sejalan untuk selalu positif.

Tuhan apakah dia laki-laki yang kau titipkan didunia ini untuk menjadi pendampingku? untuk menjadi Imamku dalam segala kondisi?, kalau memang ya tapi mengapa semuanya terasa berat? terasa sulit dan menyakitkan?. Tuhan bagaimanapun dia dengan semua kebaikan dan keburukannya tolong bantu aku bertahan karena hati ini tulus menerima semuanya tentang dia. Kuatkan hati ini menerima semua coban-MU ya Tuhan, dan aku percaya suatu saat nanti semua akan indah karena ujian-MU selalu berakhir bahagia apapun itu hasilnya.

 Hai kamu kekasihku..
 Aku rindu ..
 Bukan hanya rindu wajahmu Tapi aku rindu semua tentang kamu
Cepatlah kembali seperti kamu yang ku kenal
Sebab bahagiaku itu kamu ..
"I LOVE YOU"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar